TNS · ENERGY EFFICIENCY
Temukan pemborosan energi, lalu buktikan penghematannya
Energy monitoring memberi visibility. Energy efficiency mengubah data itu menjadi daftar pemborosan yang terurut, aksi perbaikan, dan verifikasi hasil setelah perbaikan dijalankan.
Platform: TNS · Energi

Masalahnya
Data energi sudah ada, tetapi tidak berujung pada perbaikan
Banyak pabrik sudah memiliki data konsumsi namun berhenti di dashboard. Tidak ada baseline, tidak ada pemilahan antara konsumsi produktif dan idle, dan tidak ada mekanisme untuk membuktikan bahwa sebuah perbaikan benar-benar menghasilkan penghematan.
Tanda-tanda yang biasa kami temui
- Mesin tetap menyerap daya signifikan saat tidak berproduksi
- Tidak ada pembanding antar mesin sejenis
- Klaim penghematan tidak bisa diverifikasi dengan data
- Program efisiensi berhenti setelah laporan pertama
Dipakai oleh
- Energy Manager
- Continuous Improvement / Lean Team
- Plant Manager
- Tim ISO 50001
Data yang dibaca
- Data konsumsi kontinu per mesin dari Energy Monitoring
- Status mesin: running, idle, stop
- Output produksi per shift untuk menghitung intensitas energi

Cara kerja
Dari mesin sampai keputusan
01
Measure
Konsumsi per mesin
02
Compare
Antar mesin & periode
03
Identify
Idle & konsumsi berlebih
04
Prioritize
Urutkan berdasarkan dampak
05
Verify
Baseline sebelum & sesudah
Tampilan sistem
Seperti ini tampilannya di layar

Kemampuan
Yang bisa Anda lakukan dengannya
Idle consumption
Konsumsi saat mesin tidak berproduksi terpisah dari konsumsi produktif.
Machine benchmarking
Mesin sejenis dibandingkan pada basis yang sama untuk menemukan yang menyimpang.
Energy intensity
kWh per unit output menjadi indikator yang tidak terdistorsi oleh volume produksi.
Baseline & verifikasi
Periode sebelum dan sesudah perbaikan dibandingkan dengan definisi yang sama.
Perbandingan biaya antar periode
Biaya energi tahun berjalan dibandingkan tahun sebelumnya per bulan.
Peak load analysis
Kontributor beban puncak diketahui, sehingga penjadwalan beban bisa diatur.
Prioritas perbaikan
Temuan diurutkan berdasarkan dampak, bukan berdasarkan urutan penemuan.
Jejak emisi
Perubahan konsumsi otomatis tercermin pada estimasi emisi CO₂.
Di lantai produksi
Bagaimana dipakai sehari-hari
01
Anomali terdeteksi
Konsumsi di luar pola
02
Analisa
Idle, load, atau proses
03
Aksi perbaikan
Setting, jadwal, atau maintenance
04
Verifikasi
Bandingkan dengan baseline
Dampak
Kenapa ini penting
01
Program efisiensi yang tidak berhenti di laporan
Setiap temuan memiliki pemilik, tindakan, dan verifikasi. Perbaikan yang tidak menghasilkan perubahan pada data akan terlihat, bukan diasumsikan berhasil.
02
Penghematan yang bisa dipertanggungjawabkan
Klaim penghematan diverifikasi terhadap baseline pengukuran yang sama, sehingga angkanya dapat dipakai dalam pembahasan anggaran.
03
Dukungan untuk sistem manajemen energi
Struktur measure, compare, verify sejalan dengan siklus perbaikan berkelanjutan yang diminta standar manajemen energi.
Bisa dimulai sendiri
Analisa efisiensi dapat dimulai dari mesin yang sudah terpasang meter. Ketika kebutuhan meluas ke produktivitas, modul OEE dan downtime monitoring TNS menggunakan data dan struktur aset yang sama.
Contoh penerapan
Di berbagai jenis pabrik
- Injection Moulding
- Menemukan mesin yang tetap menyerap daya tinggi saat menunggu mold change.
- Utility
- Mengukur ulang konsumsi kompresor setelah perbaikan kebocoran udara.
- Automotive
- Membandingkan intensitas energi antar shift pada line yang sama.
- Process Industry
- Memverifikasi dampak perubahan setting proses terhadap konsumsi energi.
Integrasi
Terhubung ke yang sudah Anda punya
Tidak perlu mengganti PLC, meter, atau ERP. Machvory membaca data dari peralatan yang sudah terpasang di pabrik Anda.
01
PLC, sensor, meter
Sumber data di mesin
02
Edge gateway
Akuisisi dan buffering
03
Lapisan integrasi Machvory
Modbus, OPC UA, MQTT
04
TNS / OPTIMUS
Analitik dan alur kerja
05
ERP, SAP, BI
Konsolidasi enterprise
- PLC Siemens, Mitsubishi, Omron, Allen-Bradley
- Modbus TCP dan Modbus RTU
- OPC UA
- MQTT
- Power meter dan energy meter
- Sensor vibrasi, temperatur, arus
- SCADA dan HMI yang sudah ada
- ERP dan SAP
- REST API dan SQL
Langkah berikutnya
Biasanya dilanjutkan dengan
Mulai dari satu kebutuhan, tambahkan yang lain ketika memang diperlukan.
Pertanyaan umum
Yang sering ditanyakan
Apa bedanya dengan Energy Monitoring?
Energy Monitoring menjawab "berapa konsumsinya". Energy Efficiency menjawab "mana yang boros, kenapa, dan apakah perbaikannya berhasil". Keduanya memakai sumber data yang sama, tetapi tujuan dan output analisanya berbeda.
Apakah bisa dipakai tanpa data produksi?
Bisa, tetapi terbatas. Tanpa data output, analisa berhenti pada konsumsi absolut dan idle. Intensitas energi per unit baru dapat dihitung ketika data produksi tersedia, baik dari sensor counter maupun dari input work order.
Apakah kami harus mengganti PLC atau mesin yang sudah ada?
Tidak. Machvory membaca data dari sistem yang sudah terpasang melalui Modbus, OPC UA, MQTT, atau power meter. Bila sebuah mesin belum memiliki titik data yang dibutuhkan, kami menambahkan sensor atau gateway pada mesin tersebut saja, bukan mengganti kontrolnya.
Bisakah dipasang on-premise, tanpa cloud?
Bisa. Deployment dapat dijalankan penuh di server internal pabrik, di cloud, atau kombinasi keduanya. Pilihan biasanya ditentukan oleh kebijakan IT/OT dan ketersediaan jaringan di plant.
Berapa lama implementasi awal?
Bergantung pada kesiapan titik data dan jumlah mesin. Kami umumnya memulai dari pilot pada satu line atau beberapa aset kritikal untuk memvalidasi kualitas data dan workflow, lalu memperluas setelah hasilnya terbukti di lapangan.
Cek Potensi Pemborosan Energi
Engineer kami melihat kondisi mesin dan data yang sudah Anda punya, lalu menyusun pilot yang realistis untuk dijalankan.
- Tanpa kewajiban membeli
- Dibalas pada jam kerja berikutnya
- Bisa langsung via WhatsApp