TNS · ENERGY MONITORING
Ketahui konsumsi energi setiap mesin, bukan hanya total tagihannya
Monitor kWh, power, arus, tegangan, power factor, demand, dan energi per unit output secara real-time untuk mengetahui equipment mana yang paling boros.
Platform: TNS · Energi

Masalahnya
Tagihan listrik terlihat, sumber pemborosannya tidak
Sebagian besar pabrik hanya memiliki satu meter di incoming panel. Angka totalnya diketahui setiap bulan, tetapi tidak ada cara untuk mengetahui mesin mana yang menyumbang kenaikan, kapan lonjakan terjadi, dan apakah konsumsi masih wajar untuk output yang dihasilkan.
Tanda-tanda yang biasa kami temui
- Konsumsi energi hanya diketahui di level pabrik, bukan per mesin atau per line
- Kenaikan tagihan baru disadari setelah invoice datang
- Tidak ada baseline untuk membandingkan mesin sejenis
- Rekap konsumsi masih dikerjakan manual di spreadsheet
Dipakai oleh
- Plant Manager
- Energy Manager / Tim ISO 50001
- Maintenance & Utility Engineer
- Finance / Cost Control
Data yang dibaca
- Power meter tiga fasa atau satu fasa per mesin / panel
- Data existing dari SCADA atau PLC bila sudah tersedia
- Jadwal shift dan data output produksi untuk energi per unit

Cara kerja
Dari mesin sampai keputusan
01
Akuisisi
Meter & gateway di panel mesin
02
Normalisasi
kWh, kW, A, V, PF, frekuensi
03
Akumulasi
Per mesin, shift, hari, bulan
04
Visualisasi
Dashboard & trend real-time
Tampilan sistem
Seperti ini tampilannya di layar

Kemampuan
Yang bisa Anda lakukan dengannya
Konsumsi per mesin
kWh dan biaya dipisah per equipment, bukan hanya per pabrik.
Parameter listrik lengkap
Tegangan, arus, power, dan power factor per fasa untuk analisa kualitas daya.
Peak load & demand
Mengetahui mesin dan jam yang membentuk beban puncak.
Energi per unit output
Konsumsi dikaitkan ke jumlah produksi, sehingga naik-turunnya bisa dijelaskan.
Trend historis
Perbandingan harian, bulanan, dan tahunan tanpa rekap manual.
Estimasi emisi CO₂
Konsumsi listrik dikonversi menjadi angka emisi untuk pelaporan.
Distribusi konsumsi
Kontribusi tiap mesin terhadap total konsumsi pabrik terlihat langsung.
Export laporan
Laporan periodik dalam PDF dan Excel untuk kebutuhan internal dan audit.
Di lantai produksi
Bagaimana dipakai sehari-hari
01
Ukur
Pasang meter pada mesin prioritas
02
Kumpulkan
Data mengalir otomatis, tanpa rekap
03
Bandingkan
Antar mesin, shift, dan periode
04
Tindak lanjut
Prioritaskan mesin paling boros
Dampak
Kenapa ini penting
01
Dasar untuk keputusan efisiensi
Tanpa data per mesin, program efisiensi energi hanya bisa menebak. Data konsumsi per equipment mengubah diskusi dari asumsi menjadi prioritas yang bisa diurutkan.
02
Beban energi masuk ke perhitungan biaya produksi
Konsumsi yang terhubung ke output memungkinkan biaya energi dialokasikan ke produk atau line, bukan hanya menjadi biaya overhead pabrik.
03
Bukti untuk pelaporan dan audit
Data kontinu dan dapat diekspor menjadi dasar pelaporan konsumsi energi dan emisi, termasuk untuk kebutuhan sertifikasi.
Bisa dimulai sendiri
Energy Monitoring dapat diimplementasikan sebagai sistem berdiri sendiri pada beberapa mesin kritikal, lalu dikembangkan ke analisa efisiensi, OEE, dan production monitoring dalam ekosistem TNS ketika kebutuhan bertambah.
Contoh penerapan
Di berbagai jenis pabrik
- Injection Moulding
- Membandingkan konsumsi antar mesin dengan tonase sejenis untuk menemukan unit yang menyimpang.
- Utility & Compressor
- Memantau konsumsi kompresor dan chiller yang berjalan di luar jam produksi.
- Food & Beverage
- Memisahkan konsumsi proses dan konsumsi pendingin untuk analisa biaya per batch.
- Multi-plant
- Membandingkan intensitas energi antar plant dengan definisi pengukuran yang sama.
Integrasi
Terhubung ke yang sudah Anda punya
Tidak perlu mengganti PLC, meter, atau ERP. Machvory membaca data dari peralatan yang sudah terpasang di pabrik Anda.
01
PLC, sensor, meter
Sumber data di mesin
02
Edge gateway
Akuisisi dan buffering
03
Lapisan integrasi Machvory
Modbus, OPC UA, MQTT
04
TNS / OPTIMUS
Analitik dan alur kerja
05
ERP, SAP, BI
Konsolidasi enterprise
- PLC Siemens, Mitsubishi, Omron, Allen-Bradley
- Modbus TCP dan Modbus RTU
- OPC UA
- MQTT
- Power meter dan energy meter
- Sensor vibrasi, temperatur, arus
- SCADA dan HMI yang sudah ada
- ERP dan SAP
- REST API dan SQL
Langkah berikutnya
Biasanya dilanjutkan dengan
Mulai dari satu kebutuhan, tambahkan yang lain ketika memang diperlukan.
Pertanyaan umum
Yang sering ditanyakan
Apakah perlu memasang meter di semua mesin sekaligus?
Tidak. Pendekatan yang umum adalah memulai dari mesin dengan daya terbesar atau utilitas yang berjalan terus-menerus, karena di sanalah pemborosan paling mudah terlihat. Cakupan diperluas setelah pola konsumsi awal terbaca.
Bagaimana jika pabrik sudah memiliki power meter?
Meter yang sudah terpasang dapat dibaca langsung selama mendukung Modbus atau protokol terbuka lainnya, sehingga tidak perlu penggantian perangkat.
Apakah kami harus mengganti PLC atau mesin yang sudah ada?
Tidak. Machvory membaca data dari sistem yang sudah terpasang melalui Modbus, OPC UA, MQTT, atau power meter. Bila sebuah mesin belum memiliki titik data yang dibutuhkan, kami menambahkan sensor atau gateway pada mesin tersebut saja, bukan mengganti kontrolnya.
Bisakah dipasang on-premise, tanpa cloud?
Bisa. Deployment dapat dijalankan penuh di server internal pabrik, di cloud, atau kombinasi keduanya. Pilihan biasanya ditentukan oleh kebijakan IT/OT dan ketersediaan jaringan di plant.
Berapa lama implementasi awal?
Bergantung pada kesiapan titik data dan jumlah mesin. Kami umumnya memulai dari pilot pada satu line atau beberapa aset kritikal untuk memvalidasi kualitas data dan workflow, lalu memperluas setelah hasilnya terbukti di lapangan.
Audit Konsumsi Energi Mesin Anda
Engineer kami melihat kondisi mesin dan data yang sudah Anda punya, lalu menyusun pilot yang realistis untuk dijalankan.
- Tanpa kewajiban membeli
- Dibalas pada jam kerja berikutnya
- Bisa langsung via WhatsApp