Langsung ke konten

OPTIMUS · MAINTENANCE ANALYTICS

Ukur kinerja maintenance dengan angka, bukan dengan kesan

KPI maintenance, performa work order, kepatuhan preventive maintenance, dan kegagalan berulang dihitung dari pekerjaan yang benar-benar tercatat di sistem.

Lihat tampilannya

Platform: OPTIMUS · Maintenance

Halaman KPI Maintenance OPTIMUS dengan MTTR, MTBF, SLA achievement, on-time rate, PM compliance, checksheet, dan distribusi tipe work order
Tangkapan layar sistem yang berjalan, bukan ilustrasi.

Masalahnya

Kinerja maintenance sulit dibuktikan

Ketika pekerjaan tidak tercatat secara konsisten, tidak ada dasar untuk menjawab apakah tim maintenance membaik atau memburuk. Diskusi anggaran pun berjalan tanpa angka pendukung.

Tanda-tanda yang biasa kami temui

  • Tidak ada KPI maintenance yang dihitung rutin
  • Kepatuhan preventive maintenance tidak terukur
  • Kegagalan berulang tidak teridentifikasi sebagai pola
  • Dampak biaya dari pekerjaan maintenance tidak terlihat

Dipakai oleh

  • Maintenance Manager
  • Reliability Engineer
  • Plant Manager
  • Finance / Cost Control

Data yang dibaca

  • Work order beserta waktu mulai, selesai, dan penugasannya
  • Riwayat kegagalan dan downtime aset
  • Rencana preventive maintenance
  • Parameter biaya untuk analisa dampak ekonomi
Dashboard monitoring ditampilkan di layar besar area produksi
Dashboard monitoring ditampilkan di layar besar area produksi

Cara kerja

Dari mesin sampai keputusan

  1. 01

    Pekerjaan tercatat

    Dari CMMS

  2. 02

    Agregasi

    Per aset, area, periode

  3. 03

    KPI

    Kinerja & kepatuhan

  4. 04

    Evaluasi

    Prioritas perbaikan

Tampilan sistem

Seperti ini tampilannya di layar

Halaman Analitik ROI OPTIMUS menampilkan analisa dampak ekonomi dari aktivitas maintenance
Halaman Analitik ROI OPTIMUS menampilkan analisa dampak ekonomi dari aktivitas maintenance

Kemampuan

Yang bisa Anda lakukan dengannya

  • KPI maintenance

    Indikator kinerja dihitung otomatis dari pekerjaan yang tercatat.

  • Performa work order

    Waktu penyelesaian dan penumpukan pekerjaan terlihat per periode.

  • Kepatuhan preventive

    Pekerjaan terencana versus yang dikerjakan dibandingkan sebagai angka.

  • Kegagalan berulang

    Aset dengan masalah yang sama berkali-kali ditandai.

  • Downtime maintenance

    Waktu berhenti yang berkaitan dengan pekerjaan maintenance terukur.

  • Analisa dampak ekonomi

    Parameter biaya dipakai untuk menilai dampak finansial pekerjaan maintenance.

  • Perbandingan antar area

    Kinerja antar area atau plant dibandingkan pada definisi yang sama.

  • Laporan periodik

    Ringkasan dapat diekspor untuk rapat dan pelaporan manajemen.

Di lantai produksi

Bagaimana dipakai sehari-hari

  1. 01

    Pekerjaan

    Tercatat di CMMS

  2. 02

    KPI

    Dihitung otomatis

  3. 03

    Temuan

    Pola & penyimpangan

  4. 04

    Perbaikan

    Proses disesuaikan

Dampak

Kenapa ini penting

01

Diskusi anggaran maintenance berbasis data

Usulan penambahan sumber daya atau perubahan strategi didukung angka dari pekerjaan yang benar-benar terjadi.

02

Aset bermasalah kronis teridentifikasi

Aset yang berulang kali membutuhkan perbaikan yang sama menjadi kandidat perbaikan desain atau penggantian.

03

Kinerja tim menjadi terukur dan adil

Evaluasi berdasarkan data pekerjaan mengurangi penilaian yang bergantung pada persepsi.

Bisa dimulai sendiri

Maintenance Analytics membaca data dari CMMS, sehingga umumnya diaktifkan setelah pencatatan work order berjalan konsisten minimal beberapa periode.

Contoh penerapan

Di berbagai jenis pabrik

Manufacturing
Mengevaluasi kepatuhan preventive maintenance antar area produksi.
Utility
Menelusuri peralatan utilitas dengan frekuensi perbaikan tertinggi.
Multi-site
Membandingkan kinerja maintenance antar lokasi dengan indikator yang seragam.
Manajemen
Menyusun laporan kinerja maintenance bulanan tanpa rekap manual.

Integrasi

Terhubung ke yang sudah Anda punya

Tidak perlu mengganti PLC, meter, atau ERP. Machvory membaca data dari peralatan yang sudah terpasang di pabrik Anda.

  1. 01

    PLC, sensor, meter

    Sumber data di mesin

  2. 02

    Edge gateway

    Akuisisi dan buffering

  3. 03

    Lapisan integrasi Machvory

    Modbus, OPC UA, MQTT

  4. 04

    TNS / OPTIMUS

    Analitik dan alur kerja

  5. 05

    ERP, SAP, BI

    Konsolidasi enterprise

  • PLC Siemens, Mitsubishi, Omron, Allen-Bradley
  • Modbus TCP dan Modbus RTU
  • OPC UA
  • MQTT
  • Power meter dan energy meter
  • Sensor vibrasi, temperatur, arus
  • SCADA dan HMI yang sudah ada
  • ERP dan SAP
  • REST API dan SQL

Pertanyaan umum

Yang sering ditanyakan

Apakah bisa dipakai bila pencatatan sebelumnya belum rapi?

Analitik hanya sebaik data yang mendasarinya. Karena itu implementasi biasanya dimulai dengan menstandarkan pencatatan work order melalui CMMS, sehingga KPI yang dihasilkan berikutnya dapat dipercaya.

Apakah indikatornya dapat disesuaikan?

Definisi periode, pengelompokan aset, dan parameter biaya dapat disesuaikan dengan cara perusahaan mengukur kinerja maintenance.

Apakah kami harus mengganti PLC atau mesin yang sudah ada?

Tidak. Machvory membaca data dari sistem yang sudah terpasang melalui Modbus, OPC UA, MQTT, atau power meter. Bila sebuah mesin belum memiliki titik data yang dibutuhkan, kami menambahkan sensor atau gateway pada mesin tersebut saja, bukan mengganti kontrolnya.

Bisakah dipasang on-premise, tanpa cloud?

Bisa. Deployment dapat dijalankan penuh di server internal pabrik, di cloud, atau kombinasi keduanya. Pilihan biasanya ditentukan oleh kebijakan IT/OT dan ketersediaan jaringan di plant.

Berapa lama implementasi awal?

Bergantung pada kesiapan titik data dan jumlah mesin. Kami umumnya memulai dari pilot pada satu line atau beberapa aset kritikal untuk memvalidasi kualitas data dan workflow, lalu memperluas setelah hasilnya terbukti di lapangan.

Lihat KPI Maintenance Anda

Engineer kami melihat kondisi mesin dan data yang sudah Anda punya, lalu menyusun pilot yang realistis untuk dijalankan.

  • Tanpa kewajiban membeli
  • Dibalas pada jam kerja berikutnya
  • Bisa langsung via WhatsApp