Langsung ke konten

TNS · DOWNTIME MONITORING

Ketahui kapan mesin berhenti, berapa lama, dan kenapa

Deteksi berhenti otomatis dari data mesin, durasi yang terukur, kategori penyebab, dan pola berulang yang biasanya tidak terlihat pada rekap harian.

Lihat tampilannya

Platform: TNS · Produktivitas

Action Center TNS menampilkan jumlah downtime aktif, mesin di bawah target OEE, mesin offline, dan daftar mesin yang perlu ditindaklanjuti beserta durasi downtime harian
Tangkapan layar sistem yang berjalan, bukan ilustrasi.

Masalahnya

Downtime tercatat setelah kejadian, seringkali tidak lengkap

Ketika pencatatan bergantung pada ingatan operator di akhir shift, berhenti singkat yang berulang hampir selalu hilang. Padahal justru akumulasi berhenti singkat inilah yang sering menjadi kontributor loss terbesar.

Tanda-tanda yang biasa kami temui

  • Berhenti di bawah lima menit tidak pernah tercatat
  • Durasi downtime berupa perkiraan, bukan pengukuran
  • Penyebab berulang tidak terdeteksi karena datanya terpencar
  • Planned dan unplanned downtime tercampur dalam satu angka

Dipakai oleh

  • Maintenance Manager
  • Production Supervisor
  • Continuous Improvement Engineer
  • Plant Manager

Data yang dibaca

  • Status mesin real-time dari PLC, sensor, atau signature daya
  • Master data alasan berhenti (reason code) dan kategorinya
  • Jadwal produksi untuk membedakan planned dan unplanned

Cara kerja

Dari mesin sampai keputusan

  1. 01

    Deteksi otomatis

    Mesin berhenti terbaca sistem

  2. 02

    Ukur durasi

    Mulai sampai selesai

  3. 03

    Beri konteks

    Reason code & kategori

  4. 04

    Analisa pola

    Pareto & pengulangan

Tampilan sistem

Seperti ini tampilannya di layar

Daftar mesin TNS dengan status offline dan scheduled off, pembacaan terakhir, serta OEE per mesin
Daftar mesin TNS dengan status offline dan scheduled off, pembacaan terakhir, serta OEE per mesin

Kemampuan

Yang bisa Anda lakukan dengannya

  • Deteksi otomatis

    Downtime terekam saat terjadi, termasuk berhenti singkat yang biasanya lolos pencatatan.

  • Durasi terukur

    Waktu mulai dan selesai berasal dari data mesin, bukan estimasi.

  • Reason code

    Setiap event bisa diberi alasan dan kategori sehingga analisanya bermakna.

  • Planned vs unplanned

    Changeover terencana tidak lagi tercampur dengan gangguan mesin.

  • Pareto loss

    Penyebab downtime terurut berdasarkan total waktu yang hilang.

  • Downtime berulang

    Pola yang muncul berkali-kali ditandai untuk analisa akar masalah.

  • Prioritas dampak

    Mesin yang perlu ditangani lebih dulu diurutkan berdasarkan dampaknya.

  • Deteksi mesin offline

    Mesin yang berhenti mengirim data ditandai terpisah dari mesin yang berhenti berproduksi.

Di lantai produksi

Bagaimana dipakai sehari-hari

  1. 01

    Mesin berhenti

    Terdeteksi otomatis

  2. 02

    Alasan dicatat

    Operator atau sistem

  3. 03

    Terakumulasi

    Per mesin & kategori

  4. 04

    Root cause

    Pola berulang ditindaklanjuti

Dampak

Kenapa ini penting

01

Loss tersembunyi menjadi terlihat

Berhenti singkat yang berulang jarang masuk laporan manual, padahal akumulasinya bisa melampaui satu kejadian besar. Deteksi otomatis memunculkannya.

02

Perbaikan diarahkan ke penyebab, bukan gejala

Ketika penyebab berulang teridentifikasi, tim maintenance bekerja pada akar masalah, bukan mengulang perbaikan yang sama setiap minggu.

03

Dasar untuk perencanaan kapasitas

Waktu produksi yang hilang menjadi angka yang dapat dipakai untuk membahas target output secara realistis.

Bisa dimulai sendiri

Downtime monitoring dapat berdiri sendiri pada line yang paling sering bermasalah. Ketika downtime perlu diteruskan menjadi tindakan maintenance terjadwal, OPTIMUS CMMS melanjutkan alurnya.

Contoh penerapan

Di berbagai jenis pabrik

Injection Moulding
Memisahkan waktu mold change dari gangguan hidrolik pada mesin yang sama.
Automotive
Menelusuri berhenti singkat berulang pada satu stasiun di line assembly.
Packaging
Mengukur dampak jam berhenti terhadap target output harian.
Utility
Membedakan mesin yang berhenti karena jadwal dan mesin yang kehilangan koneksi.

Integrasi

Terhubung ke yang sudah Anda punya

Tidak perlu mengganti PLC, meter, atau ERP. Machvory membaca data dari peralatan yang sudah terpasang di pabrik Anda.

  1. 01

    PLC, sensor, meter

    Sumber data di mesin

  2. 02

    Edge gateway

    Akuisisi dan buffering

  3. 03

    Lapisan integrasi Machvory

    Modbus, OPC UA, MQTT

  4. 04

    TNS / OPTIMUS

    Analitik dan alur kerja

  5. 05

    ERP, SAP, BI

    Konsolidasi enterprise

  • PLC Siemens, Mitsubishi, Omron, Allen-Bradley
  • Modbus TCP dan Modbus RTU
  • OPC UA
  • MQTT
  • Power meter dan energy meter
  • Sensor vibrasi, temperatur, arus
  • SCADA dan HMI yang sudah ada
  • ERP dan SAP
  • REST API dan SQL

Pertanyaan umum

Yang sering ditanyakan

Berapa durasi minimum yang bisa terdeteksi?

Bergantung pada resolusi data dari mesin. Semakin cepat interval pembacaan status, semakin pendek berhenti yang dapat dikenali. Interval ditentukan bersama saat commissioning sesuai karakter mesin.

Apakah operator tetap perlu mengisi alasan berhenti?

Deteksi dan pengukuran berjalan tanpa operator. Pengisian alasan tetap dibutuhkan karena sistem dapat mengetahui bahwa mesin berhenti, tetapi tidak selalu mengetahui mengapa.

Apakah kami harus mengganti PLC atau mesin yang sudah ada?

Tidak. Machvory membaca data dari sistem yang sudah terpasang melalui Modbus, OPC UA, MQTT, atau power meter. Bila sebuah mesin belum memiliki titik data yang dibutuhkan, kami menambahkan sensor atau gateway pada mesin tersebut saja, bukan mengganti kontrolnya.

Bisakah dipasang on-premise, tanpa cloud?

Bisa. Deployment dapat dijalankan penuh di server internal pabrik, di cloud, atau kombinasi keduanya. Pilihan biasanya ditentukan oleh kebijakan IT/OT dan ketersediaan jaringan di plant.

Berapa lama implementasi awal?

Bergantung pada kesiapan titik data dan jumlah mesin. Kami umumnya memulai dari pilot pada satu line atau beberapa aset kritikal untuk memvalidasi kualitas data dan workflow, lalu memperluas setelah hasilnya terbukti di lapangan.

Audit Loss Downtime Anda

Engineer kami melihat kondisi mesin dan data yang sudah Anda punya, lalu menyusun pilot yang realistis untuk dijalankan.

  • Tanpa kewajiban membeli
  • Dibalas pada jam kerja berikutnya
  • Bisa langsung via WhatsApp