Langsung ke konten

TNS · PRODUCTION MONITORING

Pantau output produksi per mesin dan per shift secara real-time

Target, aktual, progres work order, dan status mesin dibaca dari sumber yang sama, sehingga posisi produksi diketahui saat berjalan, bukan setelah shift berakhir.

Lihat tampilannya

Platform: TNS · Produktivitas

Tampilan Gantt jadwal produksi TNS dengan work order per mesin per hari
Tangkapan layar sistem yang berjalan, bukan ilustrasi.

Masalahnya

Posisi produksi baru diketahui setelah terlambat

Bila progres hanya dilaporkan di akhir shift, keterlambatan tidak dapat lagi dikoreksi. Yang dibutuhkan supervisor adalah gambaran posisi saat ini terhadap target, per mesin, selagi shift masih berjalan.

Tanda-tanda yang biasa kami temui

  • Progres work order dilaporkan manual dan tidak seragam
  • Perbedaan target dan aktual baru terlihat di akhir shift
  • Jadwal produksi terpisah dari data mesin
  • Sulit mengetahui mesin mana yang menahan penyelesaian order

Dipakai oleh

  • Production Planner (PPIC)
  • Production Supervisor
  • Plant Manager
  • Tim Delivery / Customer Service

Data yang dibaca

  • Counter produksi atau cycle signal per mesin
  • Work order dan jadwal produksi
  • Master data produk, mold, dan cycle time standar

Cara kerja

Dari mesin sampai keputusan

  1. 01

    Jadwal

    Work order per mesin & tanggal

  2. 02

    Eksekusi

    Output terbaca otomatis

  3. 03

    Progres

    Aktual vs target berjalan

  4. 04

    Tindak lanjut

    Order berisiko ditandai

Tampilan sistem

Seperti ini tampilannya di layar

Tabel jadwal produksi TNS dengan nomor work order, waktu mulai dan selesai, status, kuantitas, mesin, dan area
Tabel jadwal produksi TNS dengan nomor work order, waktu mulai dan selesai, status, kuantitas, mesin, dan area

Kemampuan

Yang bisa Anda lakukan dengannya

  • Target vs aktual

    Selisih terhadap target terlihat selagi shift berjalan.

  • Progres per work order

    Jumlah yang sudah diproduksi terhadap kuantitas order terbaca otomatis.

  • Jadwal produksi

    Rencana per mesin per hari tersaji dalam tabel dan tampilan Gantt.

  • Status mesin real-time

    Running, standby, offline, dan scheduled off dibedakan.

  • Output per shift

    Produksi terpisah per shift tanpa rekap manual.

  • Pencatatan reject

    Produk reject tercatat dan masuk ke faktor Quality pada OEE.

  • Multi-mesin & multi-area

    Beban produksi antar mesin dan area terlihat dalam satu tampilan.

  • Terhubung ke OEE

    Data output yang sama dipakai untuk menghitung Performance dan Quality.

Di lantai produksi

Bagaimana dipakai sehari-hari

  1. 01

    Order dijadwalkan

    Mesin & waktu

  2. 02

    Produksi berjalan

    Output terbaca

  3. 03

    Progres terpantau

    Real-time

  4. 04

    Order selesai

    Aktual tercatat

Dampak

Kenapa ini penting

01

Koreksi masih mungkin dilakukan

Ketika keterlambatan terlihat di tengah shift, penambahan sumber daya atau perubahan urutan masih dapat menyelamatkan komitmen pengiriman.

02

Perencanaan berbasis kapasitas nyata

Data aktual per mesin memberi PPIC gambaran kapasitas yang benar-benar tersedia, bukan kapasitas di atas kertas.

03

Satu sumber data untuk produksi dan maintenance

Output, downtime, dan energi dibaca pada mesin yang sama, sehingga dampak gangguan terhadap pengiriman dapat dijelaskan.

Bisa dimulai sendiri

Production monitoring dapat diimplementasikan lebih dulu pada line dengan komitmen pengiriman paling ketat, lalu diperluas ke OEE, downtime, dan energi dalam platform TNS yang sama.

Contoh penerapan

Di berbagai jenis pabrik

Injection Moulding
Memantau progres order dengan cycle time dan cavity berbeda per mesin.
Automotive
Mengetahui stasiun yang menahan penyelesaian order pada line assembly.
Packaging
Memantau output per shift terhadap target harian.
Food & Beverage
Menelusuri output per batch beserta reject yang menyertainya.

Integrasi

Terhubung ke yang sudah Anda punya

Tidak perlu mengganti PLC, meter, atau ERP. Machvory membaca data dari peralatan yang sudah terpasang di pabrik Anda.

  1. 01

    PLC, sensor, meter

    Sumber data di mesin

  2. 02

    Edge gateway

    Akuisisi dan buffering

  3. 03

    Lapisan integrasi Machvory

    Modbus, OPC UA, MQTT

  4. 04

    TNS / OPTIMUS

    Analitik dan alur kerja

  5. 05

    ERP, SAP, BI

    Konsolidasi enterprise

  • PLC Siemens, Mitsubishi, Omron, Allen-Bradley
  • Modbus TCP dan Modbus RTU
  • OPC UA
  • MQTT
  • Power meter dan energy meter
  • Sensor vibrasi, temperatur, arus
  • SCADA dan HMI yang sudah ada
  • ERP dan SAP
  • REST API dan SQL

Pertanyaan umum

Yang sering ditanyakan

Apakah menggantikan ERP atau MES yang sudah ada?

Tidak. TNS fokus pada eksekusi di lantai produksi dan data mesin. Work order dapat berasal dari ERP melalui integrasi, dan hasil aktualnya dapat dikirim kembali, sehingga keduanya saling melengkapi.

Bagaimana menghitung output bila satu siklus menghasilkan banyak unit?

Faktor jumlah unit per siklus diatur per mesin dan per produk, sehingga perhitungan output tetap benar untuk mold dengan cavity berbeda.

Apakah kami harus mengganti PLC atau mesin yang sudah ada?

Tidak. Machvory membaca data dari sistem yang sudah terpasang melalui Modbus, OPC UA, MQTT, atau power meter. Bila sebuah mesin belum memiliki titik data yang dibutuhkan, kami menambahkan sensor atau gateway pada mesin tersebut saja, bukan mengganti kontrolnya.

Bisakah dipasang on-premise, tanpa cloud?

Bisa. Deployment dapat dijalankan penuh di server internal pabrik, di cloud, atau kombinasi keduanya. Pilihan biasanya ditentukan oleh kebijakan IT/OT dan ketersediaan jaringan di plant.

Berapa lama implementasi awal?

Bergantung pada kesiapan titik data dan jumlah mesin. Kami umumnya memulai dari pilot pada satu line atau beberapa aset kritikal untuk memvalidasi kualitas data dan workflow, lalu memperluas setelah hasilnya terbukti di lapangan.

Demo Production Monitoring

Engineer kami melihat kondisi mesin dan data yang sudah Anda punya, lalu menyusun pilot yang realistis untuk dijalankan.

  • Tanpa kewajiban membeli
  • Dibalas pada jam kerja berikutnya
  • Bisa langsung via WhatsApp